javascript:void(0)

Ada yang unik di Launching RBD

Pagi ini, suasana hatiku begitu bergemuruh. Sebuah impian besar yang telah kami rajut semenjak ramadhan tahun yang lalu sudah terwujud. Kami mencobba menghadirkan sesuatu yang berbeda dari biasanya. Sebuah sekolah komunitas yang kami dirikan sebagai bentuk pengabdian kami terhadap masyarakat di lingkungan kampus.
Pagi ini semua terasa mudah, dan semoga berujung pada keberkahan. Rumah Belajar Diponegoro telah resmi kami launching dan selama sepekan kedepan kami akan mulai menapak hari-hari yang luar biasa.

Acara tadi dimulai sekitar jam 8 yang dimulai dengan sambutan-sambutan. Dari ketua panitia, Kepala Sekolah RBD, Pak Wayan (Selaku Ketua LPM Undip) dan Pak Lurah Tembalang. Sayang sekali dokumentasi acara tersebut belum ada karena saya kebetulan sedang di leb. Hemh..

Next, acara kita selanjutnya adalah pengajian/tausyiyah yang dibawakan oleh Bu Endah Darosyi bersama ke-4 Putranya : Ilham, Taufik, Fira, dan kintan. Seluruh peserta baik para ibu dan anak-anaknya sangat antusias mengikuti materi ini. Bahkan semangatnya sudah tak terbendung lagi sampai sampai diskusi berjalan lama.
ini dia gambranya :













 



Bu Endah Darosyi merupakan pengisi tetap acara di TVRI yang berjudl Rumahku Syurgaku, dan keempat anaknya : Ilham, Taufik, Fira dan kintan adalah da'i cilik yang pernah menyabet berbagai prestasi tingkat nasional termasuk pildacil. dalam acara ini beliau membawakan tema bagaimana mendidik anak di era globalisasi.
Sehabis acara tersebut saya sempatkan berfoto bareng dengan mereka, terakhir saya photo bareng kintan tahun 2006. Ketika itu menjadi ketua GSK (Gerakan Sayang Kawan)..








 


 





Acara kemudian dilanjutkan, dengan acara simulasi dan kemudian acara penutup yang ditandai dengan penerbangan balon.



























Ada hal yang unik dalam Launching kali ini.
1. Secara tidak sengaja, ternyata acara dilaksanakan pada hari ahad tanggal 13 juni, dengan jumlah panitia 13 orang dan selesai semaunya pada pukul 13 (jam 1 siang)
2. Kepala sekolah dan ketua panitia ternyata juga identik.... yaitu Qori'ah Qur'ani Ainulyaqin dan Qur'anul Hidayat
3. Kemudian pada sesi pembentukan struktur, di bidang HRD Muncul 2 Nama yaitu : Rahmat Hidayatulloh dan Jeni Rahmat
4. Even ini adalah even yang paling sederhana yang pernah saya laksanakan, kita tidak punya dana dan sarana, panitia juga sempat iuran tetapi mendapatkan liputan berita dari 2 televisi lokal dan 1 surat kabar semarang. Alhamdulillah, semoga berefek tipping point dan menginspirasi semuanya.

Kami berharap dapat menjadikan pembelajaran di sekolahan kami menarik bagi anak-anak dan menyenangkan bagi guru-guru

Sekolahku, Rumahku
Rumahku Syurgaku

Rumah Belajar Diponegoro
untuk tembalang, untuk diponegoro, dan untuk Indonesia

terimakasih buat teman-teman yang telah bekerja keras...

















Comments

  1. maju terus RBD!!mudah2an bermanfaat bagi umat islam hingga akhir hayat..ALLAHU AKBAR!!

    ReplyDelete

Post a Comment