javascript:void(0)

Absolutely state of the Science

Science atau sains telah menjadi suatu ilmu yang sangat penting bagi kehidupan. Sains saat ini berkembang dan terus berkembang di masing-masing bidang. Salah satu bidang sains adalah fisika.

Orang boleh membedakan fisika ini dalam fisika klasik dan fisika modern, yang dilatarbelakangi oleh masalah dualisme partikel-gelombang.

Begitu banyaknya teori-teori yang berkembang dibidang ini, dan setiap jaman selalu ada tokohnya. 

Tahukah, betapa sains fisika ini telah ada jauh sejak manusia pertama diciptakan??

Peristiwa ketika adam dan hawa yang diturunkan ke bumi, kemudian mereka dipisahkan dengan jarak yang sangat jauh. Dimana Adam di satu belahan bumi dan Hawa di belahan bumi lainnya. Dan kemudian setelah sekian lama Alloh pertemukan mereka di satu titik di bumi yang disebut padang arafah. 

Dan dari sini kita bisa tahu bahwa Adam sebenarnya telah membuktikan bahwa bumi itu bulat. Sebuah fenomena yang baru dimunculkan lagi oleh Galileo dan para ilmuwan barat mengklaim bahwa yang menemukan teori bumi itu bulat adalah Galileo. Padahal teori fisika ini sudah ada di Jaman Nabi Adam

Suatu ketika Nabi Nuh, yang telah bersusah payah mengajak manusia untuk kembali ke jalan yang benar, untuk tidak menyembah berhala dan ternyata upayanya itu hanya sedikit membuahkan hasil, maka Alloh mengabarkan akan datangnya adzab berupa bencana banjir bandang. Saat itu, Nabi Nuh diperintahkan untuk membuat kapal. 
Tahukah kita, untuk membuat kapal dibutuhkan sebuah teori tentang masa jenis. Di mana sebuah benda akan terapung jika masa jenisnya lebih kecil dari pada air. 
Maka ilmu fisika yang dikuasai oleh Nabi Nuh setidaknya sudah sangat modern. Dan fenomena ini di masa sekarang kita kenal dengan Hukum Archimides

Saat kita mempelajari teori tentang atom, elektron dan benda-benda yang berukuran sangat kecil kita kemudian akan sadar bahwa hal itu telah disebutkan oleh Alloh SWT dalam salah Al-Qur'an :
 
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia
akan melihat (balasan) nya.
(QS. 99:7)

kata dzarah saat ini sering diidentikkan dengan atom, namun nanti ketika sains ini terus berkembang dan menemukan yang lebih kecil dari pada atom maka kata dzarah ini akan tersematkan padanya.

Betapa Fisika ini sungguh telah ada dan menyertai kehidupan manusia sebagai sebuah tanda kebesaranNya.


Comments