javascript:void(0)

BRT, Bus favorit saya

Inilah angkutan kota yang paling saya sukai. BRT alias Bus Rapid Trans alias Trans Semarang.

Bis Trans Semarang ini lebih besar daripada Trans Jogja, selain itu AC nya lebih sejuk dan ruangannya lebih nyaman. Tempat duduknya pun lebih enak.
Dibandingkan dengan bis Trans Jakarta BRT ini juga lebih baik dalam hal sedikitnya penumpang.





Sayang sekali Bis ini masih boleh dibilang mahluk langka. Rutenya sangat terbatas dan jumlah Shelternya sedikit.
Pengalaman saya naik bis ini hanya ada satu jalur, yaitu Mangkang-Penggaron, dan tiketnya juga lebih mahal. Saya sudah pernah ke penggaron (arah purwodadi) satu putaran, dan pernah juga satu putaran ke mangkang. Lucunya ternyata eh ternyata yang naik bis ini modelnya kaya saya. Cuman jalan-jalan aja. Jadi naik bareng, turun bareng di simpang 5.


Ada cerita lucu lagi. Bis ini cukup varian dalam hal shelter. Ada yang shelternya berukuran besar, mirip kaya shleter Bonjour, maksud saya Jombor (palang pintunya Jogja), Eh ada sheleter yang ukurannya mini banget. Fondasinya setengah meter kali satu meter maybe. Terus atapnya juga kecil, sebatang besi dikasih kanopi kotak ukuran 100cm x 50 cm. Jadi kalau buat berdiri Cuma bisa untuk satu orang. Sayang sekali waktu itu ga dijepret. Tapi lucu. Mbayangin kalau hujan turun... masa calon penumpangnya ngantri biar dapat atap.


Tiket untuk pelajar cuman 2 ribu rupiah, untuk umum 3.500. Sayangnya muka saya dikira muka umum bukan muka pelajar, jadi diminta harga yang mahal. Nah, saran saya nich. Kelihatannya dengan sedikitnya penumpang kita bisa booking nich bis buat kopdar. Jalannya pelan-pelan aja kaya delman. Yang penting kan tempatnya asyik, adem n pemandangan diluar gonta-ganti. Gmana MPers Semarang? Kapan kita kemana?


Comments

  1. sami mawon model nya ky transjakarta =p
    harganya pun demikian..
    tapi ga ada harga pelajar, yang ada cuma harga dari jam 5 - 7 pagi = Rp. 2rb,-



    ReplyDelete
  2. tapi bis ini jarang penuhnya...

    ReplyDelete

Post a Comment