javascript:void(0)

Presiden RI vs Perdana menteri Jepang

Story 1
Suatu ketika presidenRI mengundang perdana mentri jepang, seperti biasanya setelah pertemuan bilateral sang presiden mengajak perdana menteri keliling ketempat tertentu, seperti yang ditunjukkannya beberapa saat lalu ketika menyambut Obama. Selama diperjalanan sang perdana menteri ini heran betul melihat ketika dia di dalam mobil hampir setiap jalan yang dilewatinya ternayata dipenuhi oleh anak-anak SD, SMP dan  orang-orang yang tidak punya kerjaan yang berbaris rapi  mengibarkan bendera plastik ipat ipit-ipat ipit. Maka sang perdana menetri itu berujar :

ini tidak produktif sekali.. mereka seharusnya mengerjakan pekerjaan harian mereka.

Perdana menteri jepang pun ingin membuktikannya nanti ketika pres RI ini berkunjung ke jepang. Perdana mentri jepang berujar :

sok atuh ketempat saya, kagak bakalan ada peristiwa ginian

Alangkah cupunya negeri ini
Alangkah cupunya negeri ini

Story 2
Presiden RI telah tiba di Jepang. Setelah pertemuan bilateral, seperti biasanya diajak keliling untuk melihat pabrik-pabrik industri dijepang, lengkap dengan kunjungan risetnya di perguruan tinggi. Waktu itu presiden RI merasa ada yang janggal. Pertama, kok para karyawan pabrik dan para mahasiswa pada cuek aja. Meraka tetap sibuk dengan aktivitas kerjaan masing-masing.  Ada presiden gituh..
Yang bikin dia heran lagi, kok ga ada satupun pelajar SD apa TK gitu yang pada berjajar ditepi jalan, pake bendera kecil melambaikan tangan buat naymbut presiden??

Mana jalanan tetap aja biasa, ga ada penyambutan khusus.

Sambil nggerutu akhirnya presiden itu menyudahi kunjungannya dan memutuskan pulang pada keesokan harinya, barulah ketika nyampe bandara dia dikejutkan ternyata ada bendera plastik yang berkibar ipat-ipit di ruang tunggu setelah didekati ternyata wajahnya sangat familiar, siapa dia?? Dubes RI untuk Jepang,sambil senyum-senyum, mungkin didalam hatinya dia berujar

maaf pak presiden.. saya baru berhasil bikin bendera pagi ini...

Presiden pun membalas senyumnya dengan kecut..

ngeleg idoh ckckck

Catatan :

Cerita ini hanya fiktif belaka. Apabila ada peristiwa, nama tokoh dan tempat yang sama, itu kebetulan saja. Sekali lagi hanya fiktif saja. Karena terjadi di negara yang fiktif, dengan pemimpin yang fikitif, pemerintahan juga fiktif apalagi penegakkan hukumnya,.. maaf LEBIH FIKTIF LAGI

Comments

Post a Comment