javascript:void(0)

Hebat! Mahasiswa Asal Indonesia Kembali Raih Penghargaan di AS


Kansas City, Adalah Ali Khumaeni,  mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan doktor di University of Fukui Jepang kembali menorehkan prestasi tingkat Internasional dalam sebuah Even The Great Scientific Exchange 2012 (SCIX 2012), yang diselenggarakan di Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, pada tanggal 30 September-5 Oktober 2012.
sumber gambar : http://internasional.kompas.com
sumber gambar : http://internasional.kompas.com
Even SCIX 2012 sendiri merupakan pertemuan lmiah internasional terbesar untuk bidang sains analitik dan spektroskopi yang diselenggarakan oleh Federation of Analytical Chemistry and Spectroscopy Societies(FACSS). FACSS merupakan gabungan 10 scientific societes yang berkaitan dengan bidang Laser spektroskopi. Adapun pertemuan FACSS ini telah berlangsung sejak 1973 dan setiap tahunnya memilih satu paper ilmiah terbaik. Sejak tahun 2006 penghargaan FACSS selalu diraih oleh mahasiswa dari Universitas di Amerika Serikat dan kejadian yang berbeda di tahun ini diraih mahasiswa asia, dan lebih tepatnya asli Indonesia.
Ali (panggilan akrabnya) membawakan presentasi oral untuk makalahnya yang berjudul TEA CO2 Laser-Induced Gas Plasma Spectroscopy: A Breakthrough Method in LIBS. Dalam risetnya, Ali Khumaeni bekerja sama dengan Dr. Zener Sukra Lie dan Dr. Kazuyoshi Kurihara serta dibimbing langsung oleh Professor Kiichiro Kagawa dan Professor Hideaki Niki.
Ali mengusulkan sebuah metode baru yang merupakan terobosan penting dalam bidang laser plasma spektroskopi (biasa disebut dengan LIBS/Laser-Induced Breakdown Spectroscopy). Dia memanfaatkan teknologi pulsa laser TEA CO2, tidak seperti peneliti spektroskopi pada umumnya yang memanfaatkan laser Nd:YAG untuk analisis material. Hasilnya, menunjukkan bahwa metode baru ini bisa digunakan untuk analisis material non-padat dengan cepat dan menghasilkan sensitivitas yang tinggi dibandingkan dengan metode laser plasma spektroskopi pada umumnya.
Dengan berbagai teknik baru, metode tersebut bisa digunakan untuk analisis atom dalam serbuk, bahan organik, bahan cair, dan analisis atom yang berada dalam permukaan material padat tanpa membuat kerusakan sampel. Saat ini penelitian tersebut sedang dikembangkan untuk aplikasi berbagai jenis material lainnya. Penemuan ini dapat diaplikasikan pada industri-industri yang membutuhkan analisis permukaan seperti semikonduktor dan nuklir.
Bukan yang pertama Kali
Ali Khumaeni telah mengukir berbagai macam prestasi tingkat Internasional di bidang sains. Ini adalah untuk kali keempatnya Ali mengukir nama di kancah Internasional dan turut mengharumkan nama bangsa.
Nagoya, Jepang 2008
Tepat pada bualn oktober 2008, Ali khumaeni meraih penghargaan sebagai the Young Scientist Award from the International conference on laser probing dalam sebuah forum yang berlangsung di Nagoya Jepang.

http://www.indonesia-osaka.org
http://www.indonesia-osaka.org
Memphis, Tennessee, AS 2010
Di kota inilah diselenggarakan sebuah even 6th International Conference on LIBS, tepatnya pada 13-17 September 2010 yang dihadiri oleh world class scientist di bidang Laser Spektroskopi/ para Ahli LIBS, rofesor, dan perusahaan yang bergerak di bidang optik, laser, dan imaging .
Makalah Khumaeni berjudul "Direct Analysis of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-Induced Metal-Assisted Gas Plasma at 1 atm by Introducing the Powder Particles into the Plasma dinilai sebagai makalah terbaik kedua dan menempatkan Ali Khumaeni sebagai yang terbaik untuk kategori mahasiswa pasca sarjana. Kebetulan saat itu Ali Khumaeni baru menempuh S2.

Sumber gambar : http://teknologi.news.viva.co.id/
Sumber gambar : http://teknologi.news.viva.co.id/
Menurut Ali Khumaeni, LIBS dapat diaplikasikan sebagai metode analisis atom dan molekul dalam material di semua bidang termasuk pembangkit tenaga nuklir dan industri nuklir, polusi lingkungan, industri makanan, industri obat-obatan (farmasi dan kedokteran), pertanian dan perkebunan, arkeologi, thin film, forensik, safety and security, luar angkasa, dan lain-lain.
Honolulu, Hawaii, AS 2010
Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Ali Khumeni yang saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa program master di Universitas Fukui Jepang. Kali ini topik yang diangkat adalah di bidang keamanan. Dalam sebuah even yang bertajuk 6th International Chemical Congress of Pacific Basin Societies (Pacifichem 2010) yang diselenggarakan di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat pada 15-20 Desember 2010 Ali berhasil memukai para juri dalam presentasinya atas makalah di bidang keamanan yang berjudul “A Unique Technique for Rapid Analysis of Tiny Amount of Powder Sample Using Transversely Excited Atmospheric CO2 Laser-induced He Gas Plasma at 1 atm”

sumber: detik.com
sumber: detik.com
Dia memenangkan kategori bidang Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) for security application dan amkalahnya menjadi yang terbaik diantara ribuan makalah para peneliti dunia.  Ali menawarkan metode baru untuk menganalisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit (sekitar 2-5 mg). Analisis ini akan membantu penyidikan polisi pada lokasi kriminal yang terdapat bahan-bahan peledak. Analisis serbuk yang tersedia dalam jumlah sedikit juga sangat diperlukan di Industri yang menghasilkan serbuk-serbuk yang sangat mahal seperti Industri kosmetik dan obat-obatan.
Sosok Ali Khumaeni
Ali Khumaeni, untuk skup nasional mungkin tidak banyak yang mengenalnya. Tetapi tidak bagi penulis, beliau adalah alumni Jurusan Fisika Universitas Diponegoro angkatan 2002. Semasa di kampus dahulu kami tinggal satu kontrakan. Dalam penilaian penulis, sosok Ali dikenal sebagai seorang yang rajin, tekun dan supel kepada siapapun. Sebagai seorang senior beliau mencoba memberikan bimbingan kepada adik-adik kelasnya sehingga menikmati belajar tanpa ada tekanan. Dan yang jelas sekali, beliau memberikanketeladanan yang amat nyata. Rajin beribadah, hari-harinya sering diisi dengan aktivitas keagamaan (kebetulan ketua Rohis) dan juga penelitian. Beliau sangat rajin qiyamulail (shalat malam) dan shaum senin kamis. Di malam hari, saat semua penghuni terlelap beliau yang masih dalam keadaan capek dan ngantuk berat karena baru selesai mengikuti lomba, tetapi bukan alasan untuk kemudian tidur dan beristirahat. Beliau selalu menyempatkan membaca baca buku-buku diktat kuliah dan mengejar ketertinggalan saat terpaksa harus meninggalkan kuliah.
Semangat belajarnya dan keseriusannya terhadap bidang fisika diakui oleh seluruh dosen dan mahasiswa fisika seluruh saat itu  sebagai sebuah keajaiban di jurusan kami. mengingat sebagian besar mahasiswa banyak yang pada awalnya merasa salah jurusan, tidak bisa beradaptasi dan berbagai problem lainnya. Ali khumaeni justru menunjukkan sisi yang berbeda. Berkali-kali mengikuti kompetisi ilmiah (penelitian mahasiswa) berkali-kali pula membawa pulang trophy penghargaan untuk kampus kami.
Pria yang lahir di Kendal pada 7 Agustus 1983 ini juga  pernah mengalami masa kulminasi yang mungkin menjadi titik balik bagi kehidupannya.Ketika lulus SMA tepatnya tahun 2001, impiannya adalah melanjutkan studi di fisika UI, namun saat itu impiannya harus kandas karena gagal dalam UMPTN sehingga harus menunda satu tahun. Barulah pada tahun 2002 beliau berhasil diterima di PTN dan tercatat sebagai mahasiswa fisika Undip Semarang. Dengan kesederhanaan dan keterbatasan yang dimiliki pemuda asal Kendal ini melakukan upaya mandiri, salah satunya dengan menjadi guru les privat, untuk mendapatkan bea tambahan. Namun, banyaknya aktivitas praktikum, organisasi kampus dan  les  privat cukup membuat keteteran dalam kegiatan akademik (belajar). Akhirnya diputuskanya untuk mengurangi aktivitas les dan fokus pada akademik dan organisasi kampus. Hasilnya, hampir setiap semester Ali mendapatkan IPKcumlaude, sesuatu yang jarang terjadi pada mahasiswa fisika undip saat itu.
Setelah lulus dan berhasil meraih beasiswa pemerintah jepang (monbukagakusho/mext) kami dipisahkan oleh jarak dan sangat jarang berkomunikasi. Namun bukan berarti kiprahnya putus, pada saat kami (adik kelasnya) mengadakan kegiatan-kegiatan kampus begitu banyak mendapatkandukungan dari beliau baik dari sisi dukungan moral maupun material. Bahkan saat beliau pulang ke indonesia selalu saja menyempatkan diri mengunjungi adik-adik kelas memberikan motivasi agar belajar bersungguh-sungguh, karena menurut beliau segala sesuatu bisa dilakukan oleh orang yang bersungguh-sungguh. Selain sibuk dengan aktivitas riset, selama di Jepang, Ali juga aktif dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan seperti memberikan ceramah dan khutbah, mengisi training untuk pelajar dan trainee Indonesia di Jepang (IPTIJ) dan juga menulis. Tulisan-tulisannya dapat anda jumpai di blog pribadinya : Blog Khumaeni . Untuk dapat berinterkasi dengan sahabat-sahabt di tanah air, beliau juga mempunyai akun facebook yang selalu di updatenya, Facebook Ali Khumaeni . Insyaalloh kalau dia tidak sibuk, pesan atau komentar yang kita kirim akan direspon

13497009692091513265
Ali Khumaeni saat menjadi Fasilitator Outbond Rohis MIPA UNDIP 2004
Salah satu kata-kata yang tidak pernah akan penulis lupa dari beliau yang sekaligus menjadi slogan beliau adalah : Be activities to get Ridho Alloh, Jadikanlah setiap aktivitas yang kita lakukan senantiasa untuk mencapai ridho Alloh.
Semoga ilmu dan prestasi beliau bermanfaat dan mampu mengangkat moral anak-anak muda terutama mahasiswa yang saat ini telah mengalami krisis identitas ditengah gempuran globalisasi, baik itu westernisasi maupun yang lainnya.

134970103751650741
Penulis saat mengikuti training rohis MIPA UNDIP 2004



Sumber refernesi :
http://khumaeni.wordpress.com

Comments